Bersama Anggotanya bergotong Royong Menanam Pohon Bakau (Mangrove)
Gotong Royong : Serikat Perempuan Petani dan Nelayan bersama anggotanya melakukan penanaman pohon bakau (mangrov) di wilayah pesisir Desa Bogak Besar Kab.Serdang Bedagai Sumatera Utara.
Menurut SPI Serdang Bedagai sangat penting untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan reproduksi perempuan secara dini. Untuk itu mulai tanggal 3, 10, 18, dan 26 Nopember 2008 Serikat Perempuan Independen (SPI) Serdang Bedagai melakuka penyuluhan Tentang Papsmear dan dilanjutkan dengan melakukan “papsmear” gratis bagi perempuan anggota SPI Sergai. Papsmear dilakukan di Puskesmas Pegajahan Kecamatan Pegajahan Kab.Serdang Bedagai – Sumut, Kegiatan ini adalah bagian dari program HAPSARI yang berkerjasama denagan AJWS dalam program Pelayanan Kesehatan Perempuan dan Anak, sebagai serikat anggota kami SPI Sergai diberikan kepercayan oleh HAPSARI untu menjalankan program ini, Papsmear gratis kali ini diikuti oleh 32 orang perempuan desa anggota dan keluarga SPI Sergai. Hingga saat ini sebagian perempuan khususnya perempuan desa wilayah kerja SPI Sergai sangat masih awam terhadap pentingnya papsmear apalagi melakukan papsmear secara rutin, minimal satu tahun sekali ditambah lagi dengan biaya yang cukup besar, sekitar Rp.200.000.- begitu penjelasan Nur Aisyah selaku coordinator program.
Pemeriksaan rutin papsmear, bermanfaat bagi perempuan karena sejak dini dapat diketahui kemungkinan terserang kanker leher rahim, sehingga lebih memudahkan terapi. Sebelum melakukan Papsmear Dokter Zulkifli Simanjuntak dari Puskesmas Pegajahan memberikan penjelasan tentang; apa itu papsmear, kanker leher itu apa?, gejala kanker rahim dan bagaimana melakukan papsmear. Nah…untuk para pembaca tercinta berikut ini kami akan memberikan informasi tentang Papsmear, mudah-mudahan bisa bermanfaat dan para pembaca tertarik untuk memerikasakan kesehatan reproduksinya secara dini dengan papsmear.
Waktu mau periksa aku hampir tidak mau, habis dokternya laki-laki sih...memang didampingi 2 atau 3 bidan, tapi rasanya malunya tidak ketulungan, karena sudah masuk ruangan periksa ya..mau tidak mau... lagian yang bayar SPI Sergai, coba kalau bayar ogah..saat diambil cairan dari dalam vaginaku pakai alat yang aku tidak tahu namanya yang tapi sepertinya bentuknya seperti sendok kecil, aku merasa sakit juga sih..lalu dokter bilang kalau kita tidak ketakutan sebenarnya tidak sakit. Terimakasih kepada SPI Serdang Bedagai – HAPSARI – AJWS yang telah perduli dengan kesehatan reproduksi perempuan desa Tutur ibu Tugiana menceritakan pengalamanya sebagai peserta Papsmear gratis.
Last Updated ( Aug 25, 2009 at 12:32 AM )
Kumpulan Blog
Jun 05, 2009 at 09:47 PM
Kumpulan Blog anggota HAPSARI yang dibuat pada saat Training Teknologi Informasi di Sanggar Hapsari pada tanggal 1 s/d 5 Juni 2009.